Berita KPU Kab Klaten

Semangat Kartini: Pilar KPU Klaten Menuju Demokrasi yang Inklusif


Segenap pegawai di Lingkungan KPU Klaten mengikuti kegiatan apel pagi, Senin (27/4).

KLATEN –  #temanpemilih Mengambil momentum peringatan Hari Kartini, KPU Kabupaten Klaten menggelar apel pagi rutin pada Senin (27/04/2026), dengan pesan mendalam mengenai semangat pengabdian, kesetaraan gender dan inklusivitas. Bertempat di halaman kantor setempat, apel ini menjadi refleksi bagi jajaran KPU Kabupaten Klaten untuk mengadopsi semangat perjuangan R.A. Kartini dalam mengawal pesta demokrasi.

Anggota KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggaraan, Herlis Setiyanik selaku pembina apel, menekankan bahwa tugas KPU melampaui urusan administrasi. Menurutnya, esensi "Habis Gelap Terbitlah Terang" dalam konteks modern adalah membebaskan pemilih, terutama kaum perempuan, dari belenggu tekanan dan intervensi saat menentukan pilihan.

"Semangat Kartini mengajarkan kita tentang kebebasan berpikir. Tugas kita adalah memastikan perempuan memilih karena kesadaran penuh dan pengetahuan, bukan sekadar mengikuti arus," ujar Herlis.

Selain penguatan literasi politik perempuan, KPU Klaten berkomitmen menjalankan amanat Rencana Strategis (Renstra) dengan memprioritaskan peemilih rentan, perempuan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di setiap tahapan pemilu, serta penjaminan hak suara kelompok marjinal yang sering terabaikan. "Perjuangan Kartini masih bergelora dalam setiap langkah kita memberikan akses setara. Hal ini bukan sekadar kata-kata, tapi tertuang jelas dalam Renstra kita, yaitu bagaimana kita merangkul kaum marjinal, perempuan, dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar mereka mendapatkan hak dan pengetahuan yang sama dalam berdemokrasi”, demikian disampaikan Herlis.

Melalui semangat inklusivitas ini, KPU Klaten berupaya memastikan bahwa api perjuangan Kartini tetap hidup dalam wujud pelayanan publik yang setara, bermartabat, dan berkualitas bagi seluruh warga Klaten. "Mari kita suport demokrasi di wilayah kita dengan menghadirkan kesetaraan. Biarlah semangat Kartini tetap hidup melalui dedikasi kita sebagai penyelenggara yang jujur, melayani, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat." ,terang Herlis menutup amanat apel pagi. ***(vit)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 88 kali
🔊 Putar Suara