Sosialisasi

KPU Klaten Dorong Pembentukan Karakter Calon Pemimpin Sejak Bangku Sekolah

Klaten — #temanpemilih Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Kabupaten Klaten, Muhammad Ansori, menjadi pembina upacara di SMP Krista Gracia Klaten, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KPU Kabupaten Klaten dalam memperluas sosialisasi dan pendidikan pemilih, khususnya kepada kalangan pelajar yang akan menjadi calon pemilih pemula. Kehadiran KPU di lingkungan sekolah juga merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara KPU Kabupaten Klaten dengan Pemerintah Kabupaten Klaten mengenai kerja sama lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, transparan, dan berintegritas.

Dalam amanatnya, Muhammad Ansori mengajak para siswa untuk mulai membangun karakter calon pemimpin melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, karakter kepemimpinan tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan dibentuk dari sikap dan kebiasaan yang ditanamkan sejak usia sekolah.

“Karakter calon pemimpin itu dimulai dari kebiasaan dan kebisaan baik yang kita lakukan sejak sekarang. Apa yang kita ikrarkan sebagai pelajar, mari kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Selain menekankan pentingnya karakter, Ansori juga mengajak para siswa untuk tidak takut memiliki cita-cita dan berani bermimpi setinggi-tingginya. Menurutnya, cita-cita harus diiringi dengan usaha dan doa.

“Jangan takut bermimpi. Tanamkan cita-cita setinggi-tingginya, berusaha semampunya, dan selebihnya kita pasrahkan kepada Tuhan,” pesannya kepada para siswa.

Ia menambahkan, pendidikan pemilih tidak hanya berbicara mengenai pelaksanaan pemilu dan penggunaan hak pilih, tetapi juga tentang bagaimana menyiapkan generasi yang memiliki karakter, kesadaran, dan kepedulian terhadap kehidupan demokrasi.

KPU Kabupaten Klaten, lanjutnya, terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai satuan pendidikan dalam memberikan edukasi kepemiluan kepada pelajar. Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses menyiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.

“KPU siap bekerja sama dengan sekolah mana pun, terutama untuk ikut membantu menyiapkan calon pemimpin masa depan. Apa yang kita lakukan bersama SMP Krista Gracia ini menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara KPU, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan, pendidikan demokrasi diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan tentang pemilu, tetapi berkembang menjadi pembentukan karakter dan budaya demokrasi di kalangan generasi muda.

Para pelajar sebagai calon pemilih pemula diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berani bermimpi, memiliki karakter baik, bertanggung jawab, serta mampu menggunakan hak politiknya secara cerdas dan berintegritas ketika kelak telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 113 kali
🔊 Putar Suara