Demokrasi Bukan Sekadar Soal Menentukan Pemenang, Tetapi juga Bagaimana Upaya Menyatukan dan Menghargai Minoritas

Simulasi penghitungan suara oleh siswa-siswi SMK Kristen 2 Klaten, Jumat (30/1).
KLATEN - #temanpemilih Pernyataan itu mengemuka saat kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan serta Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara yang digelar atas kerja sama antara KPU Klaten dengn SMK Kristen 2 Klaten. Kegiatan ini bernilai strategis, sebab para siswa sebagai generasi muda adalah harapan bangsa untuk merawat demokrasi di masa mendatang.
Tak kurang dari 50 siswa-siswi dan guru pendamping SMK Kristen 2, hadir di aula Kantor KPU Klaten pada Jumat (30/1/2026). Dalam sambutannya, Kepala SMK Kristen 2 Nugraheni Pawestri berharap, kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi siswa-siswi untuk melaksanakan pemilihan ketua OSIS SMK Kristen 2 (Pemilos) yang akan diselenggarakan pada Februari mendatang. “Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin hampir sebelas tahun ini. Semoga kegiatan ini bisa memberikan gambaran pelaksanaan Pemilos nanti. Dan ternyata banyak alumni yang bercerita, pembelajaran demokrasi melalui Pemilos ini, benar-benar bisa diterapkan oleh mereka yang terlibat dalam kepanitiaan Pemilu,“ terangnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua KPU Klaten Primus Supriono menyampaikan, demokrasi itu tidak sekadar masalah siapa yang menang dan siapa yang kalah. Bukan pula soal mayoritas, tetapi juga tentang bagaimana menghargai minoritas.
“SMK Kristen 2 telah menjadi taman persemaian nilai demokrasi melalui kegiatan Pemilos yang baik. Lima nilai utama yang menjadi citra diri SMK Kristen 2, sejatinya adalah juga dasar demokrasi. Hari ini kita belajar tentang kejujuran, toleransi, dan bagaimana mengelola perbedaan pendapat. Sebab, demokrasi itu menyatukan atau mengintegrasikan perbedaan pendapat, bukan justru memecah belah,” ungkapnya.
Pada sesi materi, para siswa diberikan pemahaman tentang tahapan Pemilos dengan mengadaptasi tahapan penyelenggaraan Pemilu nasional. Materi disampaikan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Klaten Muhammad Ansori. “Tahapan dalam Pemilos ini didesain menyerupai tahapan Pemilu agar teman-teman bisa merasakan langsung bagaimana proses demokrasi berjalan. Yakni mulai dari tahapan persiapan, penjaringan, kampanye, pemungutan suara, hingga penghitungan suara,“ katanya.
Sesi selanjutnya, para siswa diajak untuk praktik langsung dalam proses pemungutan dan penghitungan suara. Simulasi dipandu Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Klaten Herlis Setiyanik. Herlis menjelaskan apa dan bagaimana tugas-tugas KPPS, mulai dari KPPS 1 hingga KPPS 7. Selanjutnya ruangan ditata untuk kebutuhan simulasi. “Kita akan menata sesuai dengan denah tempat pemungutan suara sebagaimana dalam panduan. Nanti akan ada siswa-siswi yang berperan sebagai petugas KPPS dan pemilih,” terangnya.
Melalui kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan serta Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara ini, KPU Klaten berharap generasi muda, khususnya para pelajar, tidak hanya memahami prosedur teknis Pemilu, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi. KPU Klaten berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi kepemiluan yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membentuk pemilih cerdas demi terwujudnya Pemilu yang berintegritas dan berkualitas. *** (vit)
Tentang KPU Kabupaten Klaten
KPU Kabupaten Klaten merupakan lembaga penyelenggara pemilu yang berkomitmen melayani demokrasi secara profesional dan berintegritas. Dalam rangka melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih, kami siap bekerja sama dengan lembaga pendidikan, instansi, dan organisasi / komunitas / kelompok masyarakat, untuk berbagi wawasan dan pengalaman untuk peningkatan demokrasi dan partisipasi masyarakat.
Motto : KPU Melayani
Tagline : Pemilu Berdaulat, Negara Kuat
Humas KPU Kabupaten Klaten
Telepon : (0272) 321494
Email : kpuklatenkab@gmail.com
Website : http://kab-klaten.kpu.go.id