Berita KPU Kab Klaten

Koordinasi KPU Klaten dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klaten

Koordinasi KPU Klaten dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klaten KLATEN - #temanpemilih, Kadiv Data dan Informasi KPU Klaten, David Indrawan, S.Pt. beserta KaSubbag Rendatin, Eri Novianto, SE., M.Sos., melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klaten, hari ini, Selasa (3/6). Disambut secara langsung oleh Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Klaten, Didik Setya Budi, S.STP., koordinasi dilakukan dalam kaitannya dengan proses Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB).  KPU Klaten menyampaikan rekapitulasi data pemilih hasil pemutakhiran di bulan Mei 2025.Sebagaimana disampaikan sebelumnya, bahwa KPU secara berjenjang, akan melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan secara de jure berdasarkan KTP-el, KK, Biodata Penduduk, atau IKD. PDPB akan menyasar pada WNI yang pindah keluar dari domisilinya, yang selanjutnya akan dilakukan pendataan pada tempat domisili terakhir sesuai dengan alamat pada KTP-el, KK, biodata penduduk, IKD, dan/atau paspor. Kegiatan ini dimaksudkan agar KPU dapat memperoleh data pemilih yang akurat, responsif, dan terkini. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KPU dalam menjaga kualitas data pemilih yang inklusif, mencakup seluruh warga yang memenuhi syarat, serta mutakhir, sesuai dengan dinamika kependudukan yang terus berubah. #kpuklaten #kpumelayani #klaten #PDPB

RAB BUKAN SEKADAR ANGKA: KPU KLATEN IKUTI NGOPI ASLI EDISI PERENCANAAN RAB PILKADA TAHUN 2029

RAB BUKAN SEKADAR ANGKA: KPU KLATEN IKUTI NGOPI ASLI EDISI PERENCANAAN RAB PILKADA TAHUN 2029 KLATEN - #temanpemilih Ketua, Anggota, dan segenap pejabat struktural di lingkungan sekretariat KPU Klaten, mengikuti kegiatan Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik (Ngopi Asli), yang diselenggarakan secara daring oleh KPU Provinsi Jawa Tengah, Senin (2/6).  Pada kesempatan kali ini, Ngopi Asli mengambil tema tentang Perencanaan RAB Pilkada Tahun 2029. Pukul 10.00 WIB, kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Prov Jateng, Handi Tri Ujiono, dilanjutkan sambutan Kadiv Perencanaan dan Logistik KPU Prov Jateng, Basmar Perianto Amron. Tema kali diangkat untuk membagikan pengalaman dan praktik dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pemilihan, serta mengevaluasi pelaksanaannya pada Pilkada yang lalu, sebagai bahan pembelajaran untuk Pilkada mendatang. Ketua Divisi Perencanaan, Keuangan, Umum, Rumah Tangga dan Logistik KPU RI, Yulianto Sudrajat, menjadi narasumber pertama, yang memaparkan tentang proses-proses dalam Perencanaan dan Anggaran Pilkada. KPU Klaten mendapatkan wawasan seputar proses perencanaan anggaran yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, khususnya terkait kebutuhan logistik pemilihan dan pengelolaan anggaran yang tepat guna. Paparan kemudian dilanjutkan oleh narasumber berikutnya, Ahmad Zaini (Ketua KPU Kota Semarang), Bambang Setyono (Ketua KPU Kabupaten Semarang), dan Ahmad Rofik (Ketua KPU Kabupaten Magelang). Kegiatan yang ditutup dengan sesi tanya jawab ini, sekaligus merupakan sarana bagi KPU Klaten yang telah berkomitmen meningkatkan kapasitas kelembagaan, demi mendukung penyelenggaraan Pilkada yang profesional dan berintegritas. #kpumelayani #kpuklaten #NgopiAsli #kpujateng

TEGUHKAN KOMITMEN KEBANGSAAN, KPU KLATEN SELENGGARAKAN UPACARA HARI LAHIR PANCASILA

TEGUHKAN KOMITMEN KEBANGSAAN,  KPU KLATEN SELENGGARAKAN UPACARA HARI LAHIR PANCASILA KLATEN – Dalam semangat persatuan dan gotong royong, KPU Klaten mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di, KPU Kabupaten Klaten menyelenggarakan upacara bendera pada Senin (2/6). Kegiatan yang diselenggarakan di halaman kantor KPU Kabupaten Klaten ini, diikuti oleh Ketua, Anggota, Sekretaris dan segenap jajaran sekretariat KPU Kabupaten Klaten.  Pada kesempatan kali ini, Ketua KPU Klaten, Primus Supriono selaku inspektur upacara, menyampaikan pidato sambutan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dalam sambutannya, disampaikan bahwa hari lahir Pancasila merupakan hari dimana kita meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya NKRI, sehingga Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. “Mari kita renungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. la mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda.”, terang Primus.  Hari Kelahiran Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni, sebagai momen bersejarah ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato tentang dasar negara Indonesia dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945. Dalam pidato tersebut, Soekarno mengusulkan lima prinsip dasar yang kemudian dinamai Pancasila. Lima sila itu menjadi pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mencerminkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. Meski baru ditetapkan sebagai hari libur nasional pada tahun 2016 oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, makna Hari Lahir Pancasila telah lama hidup dalam kesadaran bangsa sebagai simbol pemersatu dalam keberagaman. Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi KPU Klaten untuk terus mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam sekaligus menunjukkan komitmen KPU Klaten dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, khususnya pada pelaksanaan tugas sebagai penyelenggara pemilu yang berintegritas dan berkeadilan. Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bertindak dan bersikap, serta memperkuat semangat gotong royong dan toleransi demi kemajuan Indonesia. (***vit/kpuklt)

WORKSHOP PELAYANAN PUBLIK YANG INKLUSIF

WORKSHOP PELAYANAN PUBLIK YANG INKLUSIF   KLATEN - #temanpemilih Dalam upaya menguatkan komitmen terhadap penyelenggaraan Pemilu yang Inklusif, Muhammad Ansori, S.Pd.I. selaku Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, hadir mewakili KPU Kabupaten Klaten dalam Workshop Pelayanan Publik yang Inklusif. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan dan Perindustrian (Baperida) Kabupaten Klaten, bekerja sama dengan Paguyuban Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) pada hari ini, Rabu (28/5/2025). Kehadiran KPU Klaten menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan pemilu yang ramah, setara, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemilih disabilitas.   Tak hanya KPU, berbagai instansi publik lintas sektor, dari kependudukan, kesehatan, pendidikan, perbankan, kebencanaan, hingga pembangunan, turut hadir dan mendapatkan sosialisasi tentang bagaimana menjalankan pelayanan publik yang inklusif. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama, dipandu secara langsung oleh Ketua PPDK Klaten, Qori Asmarawati, yang membagikan materi penting seputar jenis-jenis disabilitas, hak-hak dalam pelayanan publik, serta etika komunikasi dan interaksi dalam upaya melakukan pelayanan publik.   Namun yang paling berkesan, para pejabat pelayanan publik ini diajak langsung untuk merasakan dan memahami dengan cara bermain peran sebagai masyarakat berkebutuhan khusus. Para pejabat pelayanan publik ini diajak praktik bermain peran sebagai masyarakat berkebutuhan khusus yang perlu mendapatkan pelayanan. Mereka memerankan berbagai jenis difabilitas sekaligus mempraktikkan bagaimana kesulitan mereka dalam menjalankan pelayanan serta memanfaatkan fasilitas publik seperti ketika menuju ke toilet, naik turun tangga, mengantri di bank, naik lift, dan sebagainya. Hal ini bertujuan agar kantor pelayanan publik langsung memahami bagaimana standar pelayanan dan fasilitas tersebut di adakan.   “Tujuan workshop kali ini adalah agar pelayanan dan fasilitas publik di Klaten benar-benar bisa inklusif sekaligus membangun kesadaran dalan melakukan pelayanan yang lebih maksimal dan menyeluruh”, ungkap Qori. Inklusivitas dalam pelayanan publik bukan hanya soal keberadaan fasilitas, tetapi soal bagaimana fasilitas itu benar-benar bisa digunakan. Toilet difabel, misalnya, tak cukup hanya sekadar ada. Lebar pintunya harus memungkinkan kursi roda keluar masuk dengan leluasa. Di kanan kiri kloset, harus ada pegangan yang kokoh. Wastafel harus rendah dan berkolong cukup untuk kursi roda. Urinoir pun harus dipasang pada ketinggian yang terjangkau. Bahkan sudut kemiringan ramp, atau yang sering disebut “plengsengan” -pun harus sesuai standar kenyamanan dan keamanan pengguna disabilitas. Semua ini bukan semata urusan teknis. Ini adalah penghormatan terhadap hak setiap warga negara untuk mendapatkan pelayanan yang mudah, mandiri, dan setara. Karena itu, penting bagi setiap lembaga dan instansi publik untuk memahami dan memahamkan, bahwa prinsip aksesibilitas adalah bagian dari prinsip demokrasi: melayani semua, tanpa terkecuali. “Sebaliknya, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan pelayanan dan fasilitas publik yang inklusif, kedepan akan diadakan pelatihan atau workshop dan sosialisasi lanjutan, sekaligus akan disusun modul pelayanan dan fasilitas publik yang inklusif berdasarkan undang-undang serta peraturan yang berlaku sebagai pedoman bagi lembaga dan instansi publik”, tutup Qori. Sebuah pengalaman yang menyentuh, menggugah empati, dan menyadarkan kita bahwa pelayanan yang benar adalah pelayanan yang ramah semua orang. Karena inklusivitas bukan hanya tentang fasilitas, tapi tentang kesadaran, kemauan, dan keberpihakan. Penulis            : Muhammad Ansori Editor             : Luvita    

AUDIENSI KPU KLATEN BERSAMA BUPATI KLATEN

AUDIENSI KPU KLATEN BERSAMA BUPATI KLATEN   KLATEN - #temanpemilih pada hari ini, Selasa (27/5/2025), Ketua KPU beserta Anggota KPU, Sekretaris dan Jajaran Struktural KPU Klaten melaksanakan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Klaten. Ketua beserta rombongan KPU Klaten disambut dan diterima secara langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., didampingi oleh Plh. Sekda Kab Klaten, Jaka Purwanta, Kepala BPKPAD Kabupaten Klaten, Fadzar Indriawan, S.Sos, M.Si., dan kepala Inspektorat Kabupatren Klaten, Agus Suprapto, S.Sos., M.Si. Bertempat di Ruang Kerja Bupati Klaten, audiensi KPU Klaten membawa beberapa agenda, diantaranya adalah menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Belanja Hibah untuk Pilkada 2024, Buku Pilkada Inklusif dan Ide Besar untuk Klaten di Masa Depan, serta Proposal Dana Hibah Non Tahapan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Klaten, Primus Supriono sekaligus mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dari Pemerintah Kabupaten Klaten selama penyelenggaraan Pilkada 2024. “Seperti diketahui bersama, Klaten cukup berprestasi untuk ukuran jawa Tengah, dalam penyelenggaraan Pilkada 2024. Dan Sebagai Akhir dari rangkaian tahapan, kami menyerahlkan laporan kegiatan”, ucap Primus. Sementara itu Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyambut baik serta memberikan penghargaan atas kinerja KPU Klaten yang telah menyelenggarakan Pilkada denggan baik, dengan segala dinamika yang menyertainya. Hamenang juga mengapresiasi efisiensi penggunaan anggaran Pilkada yang telah berhasil dilakukan oleh KPU Klaten. “Terima kasih, telah melakukan efisiensi yang luar biasa”, ungkapnya. Dalam kesempatan ini, Ketua KPU juga menyerahkan proposal kegiatan non tahapan yang telah disusun oleh KPU Klaten. Proposal ini diharapkan dapat menjadi supporting system dalam melakukan penguatan demokrasi melalui berbagai bentuk kegiatan pendidikan pemilih. Disamping itu, diserahkan pula buku berjudul “Pilkada Inklusif” dan “Ide Besar untuk Klaten di Masa Depan”. Dalam hal ini, Bupati Klaten turut serta memberikan sambutan dalam buku tersebut. Sebagaimana disampaikan sebelumnya, peluncuran buku ini sebagai salah satu upaya mendokumentasikan sekaligus menyampaikan proses dan hasil demokrasi pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klaten Tahun 2024 kepada masyarakat secara luas. (***vit/kpuklt)    

PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS MELALUI APLIKASI SRIKANDI

KLATEN - #temanpemilih Ketua dan Anggota, serta segenap pegawai di Lingkungan KPU Kabupaten Klaten mengikuti kegiatan Zoom Meeting dengan tema “Ngopi Asli”, Ngobrol Pintar Arsip dan Logistik pada hari ini, Selasa (27/5). Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah ini, diikuti secara daring oleh 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.   Kegiatan yang dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah,  Handi Tri Ujiono, S.Sos. dan Kadiv Perencanaan dan Logistik, Drs. Basmar Perianto Amron, MM. ini bertujuan untuk mengenalkan Aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) di Lingkungan Sekretariat KPU Provinsi/Kabupaten/Kota, khususnya di Jawa Tengah. Aplikasi Srikandi diperkenalkan sebagai platform yang mampu mengintegrasikan pengelolaan arsip dinamis secara elektronik, sehingga memudahkan instansi dalam pencatatan, penyimpanan, dan penelusuran arsip secara lebih efisien dan akuntabel. Hal ini sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital dalam pengelolaan arsip.   Kegiatan kemudian dipandu oleh Kasubbag Umum& Logistik KPU Provinsi Jateng, Dafidh Myharta S., S.I.Kom, dengan menghadirkan narasumber dari Biro Persuratan beserta tim yang menangani Aplikasi Srikandi dari KPU RI. Dalam pengantarnya, Kepala Biro Persuratan mengungkapkan bahwan pemahaman kepada para peserta mengenai manfaat dan cara penggunaan aplikasi Srikandi, dilakukan dengan metode praktik secara langsung melalui aplikasi Srikandi. Harapannya, pelatihan secara langsung ini akan mendorong percepatan implementasi aplikasi ini di seluruh KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah.   Pemaparan lebih lanjut, disampaikan oleh tim yang menangani secara langsung aplikasi Srikandi. Tim menyampaikan gambaran teknis tentang alur kerja aplikasi, fitur-fitur utama, serta kebijakan terbaru terkait penggunaan arsip digital. Kegiatan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab dan panduan secara langsung terkait penggunaan aplikasi. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat segera mengadopsi aplikasi Srikandi sebagai bagian dari proses administrasi yang modern, efisien, dan sesuai regulasi kearsipan nasional. (***vit/kpuklt)